Friday, September 22, 2017
Breaking News
Home » Komunitas » Percepat Pertumbuhan Ikan Gunakan Pil KB Apa Bisa??
Percepat Pertumbuhan Ikan Gunakan Pil KB Apa Bisa??

Percepat Pertumbuhan Ikan Gunakan Pil KB Apa Bisa??

Para Bidan Sempat Kaget.
Praktik petani tambak ini ternyata membikin para bidan heran dan kaget. Sebab banyak kaum laki-laki tanpa malu membeli pil KB dalam jumlah banyak. Padahal kaum ibu yang menggunakan kontrasepsi pil ini hanya butuh  1 strip untuk sebulan sekali.

”Saya memang sempat menanyakan ada  bapak-bapak beli pil KB dengan jumlah yang tak wajar. Katanya untuk campuran pakan ikan di tambak,”ungkap bidan yang enggan disebut namanya.

Sang bidan ini juga balik bertanya dalam benaknya, kalau pil KB untuk campuran pakan ikan, lalau bagaimana kelanjutan kebutuhan perempuan yang butuh pil KB. Para tenaga medis, termasuk bidan dan perawat yang buka praktik partikelir memang tidak bisa membendung petani yang membeli pil KB.”Pokoknya yang dijual bukan pil KB program dari pemerintah,”ungkapnya.

Percaya atau tidak, inilah yang sekarang sedang berkembang di tengah-tengah petambak Lamongan. Entah bagaimana kaitannya, alat kontrasepsi berbentuk pil Keluarga Berencana (Pil KB)  untuk perempuan yang ingin menunda kehamilannya atau tidak ingin hamil, kini dipakai untuk campuran makanan ikan.

Para petambak ini berharap, ikan yang diolah di lahan tambak secara tradisional itu cepat besar atau gemuk dan tidak bertelur. Ternyata praktik pemberian makanan dicampur  pil KB ini sudah menggejala di tingkat petambak Lamongan. Pil KB dalam jumlah tertentu digerus dan campur pakan ikan yang siap ditebarkan di lahan.

Alasannya, jika jenis ikan ditambak itu diberi gerusan pil KB yang dicampur makanan, hasilnya ikan cepat gemuk dan kemungkinan besar tidak bertelur.”Seperti ikan mujaer itu cepat bertelur, kalau dibiarkan bertelur dan beranak maka populasinya akan mempengaruhi besarnya ikan yang lain, termasuk mujaer sendiri,”ungkap petani

Sejumlah petambak lainnya  mengakui, ada pengaruh yang sangat siginifikan, yakni perkembangan ikan cepat besar karena populasinya tidak berjejal-jejal. Dengan jumlah ikan yang ditebar sejak awal tanam. Kalaupun berkurang bisa diperhitungkan asupan pakannya saat ikan dihitung pada usia 30 hari.

Apa yang dilakukan petambak  diakui sebenarnya hanya menggunakan logika, yakni pil KB itu akan menghambat ikan untuk bertelur. Bahkan diyakini ikan akan sulit bertelur. Otomatis pakan yang setiap hari ditaburkan akan secara merata dimakan oleh semua jenis ikan dengan populasi yang sama.

“Buktinya baik ikan bandeng, vanamie, tombro, mujaer dan putihan cepat besar,” ungkap para petani

Pemberian pil KB yang dicampur pakan memang jumlahnya tidak banyak. Dalam seminggu diberi 6 strip hingga 10 strip (1 strip isi 30 butir) yang digerus dan dicampur dengan berbagai jenis pakan ikan yang ada.

Para petambak mengumpamakan ikan itu seperti perempuan yang sedang memakai alat kontrasepsi, termasuk pil. Mayoritas kaum ibu yang memakai alat kontrasepsi pil KB tubuhnya menjadi gemuk. Ini tidak beda jauh jika ikan diberikan asupan pil KB.

Apalagi petambak juga tidak kerepotan mencari pil KB dengan berbagai merek yang ada. Baik dari pemerintah maupun pil KB yang dijual bebas di toko obat maupun apotik. Tidak ada aturan pasti yang harus dipraktikan dalam pemberian pil KB.

”Pil KB yang dipakai itu yang harganya murah saja, ”

Bagaimana pendapat anda tantang hal yang dilakukan oleh para petani tambak di Kabupaten Lamongan?

 

 

Sumber: Surya

Hanif Manshuri