Monday, December 11, 2017
Breaking News
Home » News » Bangunan Area Smoking di Lingkungan Pemkab Jadi Monumen
Bangunan Area Smoking di Lingkungan Pemkab Jadi Monumen
Area smoking yang tidak pernah difungsikan. Hari hari kerja para PNS yang perokok memlilih merokok di ruang kerja ber AC, Senin (1/12/2014)

Bangunan Area Smoking di Lingkungan Pemkab Jadi Monumen

Info Lamongan - Dua tempat area merokok yang dibangun sejak 2010 lalu kini hanya menjadi monumen bangunan mangkrak di lingkungan Sekretariat Pemkab Lamongan.  Para PNS yang perokok tidak ada yang mau memanfaatkan tempat itu.

Bahkan ada kecenderungan para pegawai yang merokok ini menikmatinya di ruang AC tempat mereka bekerja. Kursi dan tong sampah punting rokok hanya menjadi hiasan semata. Debu di kursi begitu tebal, sementara tong sampah kosong tak satupun puntung masuk di dalamnya.

Kosongnya tong sampah itu bukan karena  setiap hari isinya dibuang oleh clearning service, tapi tidak pernah ada isinya   karena tidak satupun PNS yang merokok memanfaatkan area merokok yang diantara bangunan gedung barat dan timur.

Sejauh ini gerakan merokok di area merokok tak pernah bisa dilihat lagi di lingkungan Sekretariat Pemkab. “ Tidak hanya PNS, anggota DPR juga sama kalau merokok di ruang ber AC,”gerutu salah PNS, Senin (1/12/2014) yang tidak mau disebutkan namanya.

Bahkan ada sejumlah PNS yang bukan perokok meminta ketegasan pimpinan untuk melarang siapapun PNS-nya meroko di ruang kerja.  Selain melaksnakan budaya hidup sehat juga memanfaatkan area yang sudah dibangun.

Jika tidak ada ketegasan, maka merokok di ruang kerja akan menjadi budaya yang tidak terkendali.”Tidak hanya staf, setingkat Kabag, dan Kepala Dinas  juga harus dilarang,”ungkap PNS  lainnya.

Terkait fenomena ini, Kabag Umum , Supriyatin dikonfirmasi, Senin (1/12/2014) mengungkapkan, dua area merokok yang tanggungjawab perawatannya di Bagian Umum  itu memang tidak banyak dimanfaatkan para PNS yang perokok. “Orang – orang itu (para PNS, red) itu susah. Merokok malah pilih dalam kantor. Padahal bahunya gak enak,”ungkap Supriyatin.

Pihaknya meminta para PNS  memanfaatkan area merokok di lingkungan pemkab. Kalaua ada usulan dibongkar karena tidak difungsikan, tentu tidak bisa diterima karena itu ada anggaran dari cukai.”Masak dibongkar, yang benar yang harus dimanfaatkan,”ungkapnya.

 

 

Sumber: Surya

Hanif Manshuri