Friday, September 22, 2017
Breaking News
Home » News » Polisi Usut Kematian Ajudan Dandim Lamongan
Polisi Usut Kematian Ajudan Dandim Lamongan
sumber TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

Polisi Usut Kematian Ajudan Dandim Lamongan

Info Lamongan – Pengusutan tewasnya ajudan Komandan Kodim 0812/Lamongan, Kopral Kepala Andi Pria Dwi Harsono, mulai melibatkan Kepolisian. Keluarga korban juga telah mengadukan kasus ini kepada Presiden Joko Widodo, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, serta Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Kekerasan (Kontras).

Berdasarkan informasi yang diterima Ika Sepdina, istri korban, hasil otopsi jenazah mendiang suaminya belum bisa diumumkan. Alasannya, hasil otopsi yang dilakukan tim forensik Rumah Sakit Umum Daerah dr Soetomo Surabaya bersama Detasemen Polisi Militer Kodam V/Brawijaya di Kediri masih akan dikonsultasikan dengan Laboratorium Forensik Mabes Polri cabang Surabaya. “Hasil otopsi akan dikaji bersama Polda,” kata Ika, Rabu, 10 Desember 2014.

Ika mengaku senang atas keterlibatan Polda. Dia berharap polisi bisa menjadi penyeimbang penyidikan yang selama ini hanya dilakukan oleh internal TNI. Jika tidak ada halangan, hasil otopsi itu akan diumumkan sepekan kemudian.

Ika juga berkoordinasi dengan Kontras untuk ‘mengawal’ proses pengusutan kasus tersebut. Kepada Kontras Ika melaporkan kronologi penganiayaan yang dialami suaminya hingga ditemukan meninggal di ruang penyidik Kodim Lamongan dengan posisi tergantung. “Kontras akan mem-back up, jika terjadi kendala sewaktu-waktu,” katanya.

Selain Kontras, Ika juga berkomunikasi dengan Siti Noor Laila, Ketua Komnas HAM. Menurut Ika, Siti memintanya agar tidak repot-repot membuat pengaduan ke Jakarta karena Komnas HAM telah mempelajari dokumen kasus kematian Andi yang dikirimkan beberapa waktu lalu. 

Hari ini, Detasemen Polisi Militer melakukan rekonstruksi di ruang penyidikan markas Kodim Lamongan. Pengacara korban, Abu Hanifah, hingga kini belum dihubungi untuk diminta penejlasan terkait jalannya rekonstruksi.

Andi ditemukan tewas tergantung dengan luka-luka di sekujur tubuh. Ika curiga suaminya dianiaya penyidik karena dituduh mencabuli anak perempuan bosnya, Komandan Kodim Lamongan Letnan Kolonel Ade Reza Muharam.

 

 
Sumber: Tempo.co
HARI TRI WASONO