Wednesday, September 20, 2017
Breaking News
Home » News » Kakek 72 Tahun Gagahi Anak TK
Kakek 72 Tahun Gagahi Anak TK
KAKEK BEJAT - Nadin (72) pelaku pencabulan anak berusia 4 tahun saat digelandang polisi ke Polres karena hendak dimassa warga, Kamis (11/21/2014). Surya/hanif Manshuri

Kakek 72 Tahun Gagahi Anak TK

Info Lamongan – Ulah Nadin (72), kakek asal Dusun Juwet, Desa Doyomulyo, Kecamatan Kembangbahu ini benar–benar bejat. Hanya karena syahwatnya memuncak saat memangku anak perempuan berusia 4 tahun, ia tega mencabuli dan membiarkan spermanya tercecer di celana dalam korban, sebut saja Bunga (4).

Nadin bahkan hampir dimassa warga Doyomulya, namun berhasil diamankan polisi dan langsung digelandang ke Mapolres Lamongan, Kamis (11/12/2014).

Bunga adalah anak tetangganya sendiri yang setiap hari bermain ke rumah Nadin. Peristiwa yang memicu kemarahan warga ini terjadi Minggu (7/12/2014), sekitar pukul 19.00 WIB.

Petang itu, seperti biasanya Bunga bermain ke rumah Nadin, korban datang ke rumah tersangka biasanya melihat TV di ruang tamu. Namanya, bocah, Bunga seringkali manja dengan tersangka.

“Bocah niku sak bendinten nggeh ten griyo kulo, lha wong tunggal gedek, (anak itu setiap hari main ke rumah saya, rumahnya berdampingan),” aku Nadin.

Petang itu, ia hanya berdua dengan korban sedang nonton TV bersama-sama di ruang tamu. Ibu korban, Hartini sempat menjenguk korban untuk memastikan apakah putrinya sedang di rumah Nadin. Setelah mengetahui pasti anaknya ada di rumah kakek Nadin, Hartini pulang.

Ketika nonton TV, Bunga tiba–tiba duduk di pangkuan tersangka yang sedang bersila. Saat itulah libido tersangka timbul. ”Ya terus saya tidurkan terlentang di depan saya. Saya ini masih normal, hanya waktu itu khilaf,” aku Nadin.

Pelaku kemudian melepas celana dalam korban dan menggagahinya sembari menggesek–gesekkan alat vitalnya ke alat vital korban sampai keluar spermanya. “Hanya menggesek–gesekkan saja. Kulo khilaf Pak,” kata Nadin.

Puas melampiaskan nafsunya, celana dalam Bunga dipakaikan lagi dan kemudian disuruh pulang. Ketika tiba di rumah, korban meminta ganti celana dalam. Saksi Hartini (40), ibu korban bertanya apakah sedang buang air kecil.

Dengan keluguannya, Bunga menceritakan kalau alat kelamin Nadin baru saja digesekkan di kemaluannya. Hartini kemudian melepas celana korban dan mendapati sperma berceceran di celana dalam korban.

Hartini berusaha menyimpan masalah ini sebelum akhirnya memutuskan melaporkan ke Polsek Kembangbahu. ”Kalau hasil visumnya ada lecet–lecet di luar bagian alat vital si anak,” kata Pama Kasubag Humas AKP Rodjikan , Kamis (11/12/2014).

 

 

 

Sumber: Surya

Hanif Manshuri