Wednesday, September 20, 2017
Breaking News
Home » News » Pemerintah Cuek, Warga Babat Tanami Jalan Rusak dengan Pisang
Pemerintah Cuek, Warga Babat Tanami Jalan Rusak dengan Pisang
Warga menanami jalan yang rusak dengan pisang. (detiknews/Eko Sujarwo)

Pemerintah Cuek, Warga Babat Tanami Jalan Rusak dengan Pisang

Info Lamongan – Geram dengan kondisi jalan yang rusak parah dan berlubang, warga pun memblokir sebagian badan jalan dan menanami jalan tersebut dengan pohon pisang. Warga geram karena jalan poros Surabaya Lamongan yang rusak tersebut tak kunjung diperbaiki sehingga sering menyebabkan kecelakaan.

Puluhan warga Desa Kebalandono, Kecamatan Babat terpaksa memblokir sebagian jalan poros Surabaya – Lamongan yang melewati desanya. Warga yang geram dengan adanya jalan yang berlobang dan tak kunjung diperbaiki tersebut beramai-ramai membawa batang pohon pisang dan kayu besar untuk menutup sebagian jalan poros tersebut.

Salah seorang warga Desa Kebalandono, Abdul Rokhim mengatakan, aksi blokir jalan dan penanaman batang pohon pisang di jalur poros tersebut mereka lakukan karena kondisi jalan poros yang sudah sedemikian rusaknya.

Bahkan, kata Rokhim, jalan rusak tersebut telah mengakibatkan kecelakaan lalu lintas akibat terperosok lobang-lobang jalan rusak.

“Sehari kemarin saja setidaknya delapan kali terjadi kecelakaan di jalan ini yang diantaranya adalah terjatuh karena terperosok,” katanya kepada wartawan, Rabu (4/2/2015).

Merasa geram sekaligus prihatin dengan seringnya pengendara kendaraan bermotor yang terjatuh, lanjut Rokhim, warga pun mengambil inisiatif sendiri. Warga menanami pohon pisang di jalan poros yang berlubang serta membuat barikade untuk memblokir agar tidak bisa dilalui oleh kendaraan bermotor.

“Untuk yang berlubang sengaja kami tanami pohon pisang,” jelasnya.

Rokhim menambahkan, jalan poros Surabaya – Lamongan yang melintasi Desa Kebalandono ini sepanjang lebih kurang 500 meter dan sebagian besar telah rusak berlubang akibat tingginya volume kendaraan dan terkena hujan.

Untuk itu, kata Rokhim, warga pun mengambil inisiatif sendiri dengan memblokir sebagian jalan rusak tersebut. “Kerusakan berupa jalan berlubang di sepanjang jalan ini bervariasi ada yang berlubang hingga berdiameter 50 cm,” jelasnya.

Warga berharap, dengan penanaman pohon pisang di jalur poros Surabaya Lamongan ini angka kecelakaan lalu lintas bisa sedikit dikurangi. Warga, tandas Rokhim, juga berharap agar pemerintah segera turun tangan memperbaiki jalan poros Surabaya ini.

“Kalau hujan jalan berlubang tersebut tergenangi air sehingga tidak terlihat lubangnya,” pungkasnya. (detiknews.com repotase Eko Sujarwo)