Sunday, September 24, 2017
Breaking News
Home » News » Penderita DBD di Lamongan Terus Meningkat
Penderita DBD di Lamongan Terus Meningkat
Petugas telah melaksanakan Fogging. (surya/Hanif Manshuri)

Penderita DBD di Lamongan Terus Meningkat

Info Lamongan – Penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Lamongan semakin meningkat jumlahnya.

Hingga kini terhitung ada sebanyak 67 penderita DBD.

Dinkes menyatakan, untuk mengantispasi agar tidak sampai masuk KLB, Dinkes mleakukan sejumlah langlkah agar tidak meluas di wilayah di Lamongan.

“Jangan sampai masuk KLB, karena jumlahnya terus bertambah dari hari ke hari sejak Januari 2015,”ungkap, Sekretaris Dinkes dr Chaidir Annas.

Tercatat pada selama Januari 2015 ada sebanyak 61 orang penderita terjangkit DBD.

Sebanyak 49 orang diantaranya dengan status DBD dan 12 orang dengan status demam dengue (DD) dan kini betambah menjadi 67 penderita.

Dengn kejadian ini, Dinas Kesehatan sudah melakukan tindakan di lingkungan penderita.

Seperti melakukan fogging dan pembagian bubuk abate sehingga warga lain tidak sampai terkena DBD.

Untuk kepentingan itu, lanjutnya Dinas Kesehatan tahun ini sudah menyiapkan anggaran untuk melakukan 100 titik fokus kegiatan fogging. Setiap titik fokusnya bisa mencakup sekitar 200 rumah.

Juga menyiapkan sebanyak 300 kilogram bubuk abate.

Annas berharap kepada masyarakat dalam penanganan DBD adalah upaya pencegahan dan

Sementara itu, selama Januri 2015 ini, kasus demam berdarah dari laporan 33 puskesmas di Lamongan tercatat sebanyak 67 orang penderita.

Sebanyak 49 orang diantaranya dengan status DBD dan 18 orang dengan status demam dengue (DD). Penderita terbanyak adalah berasal dari Puskesmas Payaman dan Sugio masing-masing sebanyak 11 penderita.

Sedangkan di bulan yang sama tahun 2014 lalu, total ada 29 penderita demam berdarah. Sebanyak 23 orang diantaranya berstatus DBD dan 6 orang DD. Selama tahun 2014, warga
Lamongan yang terkena demam berdarah tercatat sebanyak 207 orang. Dari jumlah tersebut, 1 orang penderita meninggal dunia, 152 orang sampai tahap DBD, 54 orang berstatus DD dan 1 orang hingga terkena Sindrom Syok Dengue atau DBD yang disertai syok. (surya.co.id repotase Hanif Manshuri)