Monday, December 11, 2017
Breaking News
Home » News » Polisi Gerebek Warung Plus-Plus Bertarif Rp 50 Ribu di Lamongan
Polisi Gerebek Warung Plus-Plus Bertarif Rp 50 Ribu di Lamongan
Ilustrasi PSK

Polisi Gerebek Warung Plus-Plus Bertarif Rp 50 Ribu di Lamongan

Info Lamongan – Polisi menggerebek sebuah warung di kota Lamongan yang juga membuka praktik prostitusi. Warung yang sekaligus dijadikan sebagai tempat praktik mesum ini memang tidak banyak diketahui warga, lantaran hanya ada tiga kamar dan dua wanita yang ada.

Bahkan dua PSK, Yantika (30) dan Anik (27) itu tidak memperlihatkan dirinya sebagai pemuas laki – laki hidung belang. Di warung itu, mereka berdua bak pelayan yang hanya melayani pembeli yang jajan atau makan di warung milik Kasiani tersebut.

Dua anggota polsek, Brigadir Amirul dan Brigadir Wahyudi yang sedang patroli memperoleh informasi jika di warung Kasiani dijadikan tempat pelacuran. Kedua anggota Polsek Mantup itu kemudian mengecek kebenaran informasi dan langsung menuju warung yang jauh dari penduduk itu.

Ketika dicek, benar di belakang terdapat kamar untuk praktik mesum dua WTS tersebut. Yantika dengan lugunya mengakui kalau ia memang melayani lelaki hidung belang.

”Ongkosnya hanya Rp 50 ribu pak,”kata Yantika, Kamis(26/2/2015).

Menurut Yantika, pendapatan bersih ia hanya menerima uang lelah Rp 40 ribu. Dan selebihnya Rp 10 ribu untuk membayar sewa kamar yang langsung diserahkan kepada pemilik warung, Kasiani untuk setiap kali kencan.

Kasiani mengaku tidak banyak mempekerjakan perempuan, supaya tidak tercium petugas.

”Ya hanya ada dua, kadang gantian,”ujarnya.

Paur Kasubbag Humas Ipda Raksan mengatakan keberadaan warung itu tidak benar karena untuk praktik pelacuran.

”Solusinya kita serahkan penanganannya ke Satpol PP, sementara Kasiani terjaring pidana Tipiring,”katanya. (Sumber: surya.co.id repotase Hanif Manshuri)