Friday, September 22, 2017
Breaking News
Home » News » Tas Mahasiswi di Lamongan Dirampas Jambret
Tas Mahasiswi di Lamongan Dirampas Jambret
Ilustrasi (surya.co.id)

Tas Mahasiswi di Lamongan Dirampas Jambret

Info Lamongan – Pengunjung di Pasar Tingkat Lamongan kini merasa tidak nyaman. Seperti dirasakan seorang mahasiswi, Mawaddatul Asrofah (20) asal Desa Sidomulyo Kecamatan Deket.

Barang – barang berharga miliknya dalam tas ransel hilang diembat pencuri, Selasa (3/3) siang tadi.

Menurut pengakuan saksi korban, saat itu ia sedang berada di bawah jembatan pengubung Pasar Tingkat bermaksud untuk membeli pisang keju goreng.

Ketika turun dari atas sepeda motor Yamaha Mio nopol L 4544 DS yang dikendarainya untuk menuju rombong penjual pisang keju, tas ransel warna hitam merk Tracker dibiarkan di motor, tepat di tengah pijakan kaki.

Tak sampai 1 menit menuju rombong yang, saat ia menoleh ke arah sepeda motornya, ternyata ada seseorang yang mengambil tasnya.

Korban hanya bisa bengong saat tasnya diembat pencuri.

“Mau berteriak, tapi tidak bisa,”tutur Mawaddatul Asrofah di TKP.

Pelaku juga mengendarai sepeda motor dan cepat berlalu dari lokasi kejadian. Dalam tas ransel korban yang dibawa kebur pelaku berisi Note Book merj Acer 10″ warna kuning, HP merk Samsung, dompet yang di dalamnya berisi STNK Yamaha Mio nopol L 4544 DS, SIM C , KTP, ATM BRI, HP merk IMO dan uang tunai Rp 50 ribu.

Niatan korban untuk membeli jajanan pisang keju urung, karena uangnya juga hilang dalam tas.

Padahal waktu itu korban sudah sempat pesan pada sang penjual.

Meski banyak pengunjung pasar dan tukang becak, tak satupun diantara mereka bisa menolong korban, termasuk menangkap pelaku.

Kejadian ini berlanjut dilaporkan ke Sentra Pengaduan Kepolisian Terpadu (SPKT) polres.

Kasat Reskrim AKP Efendi Lubis, mengatakan dengan kejadian ini bisa diambil hikmah. Pengunjung pasar agar lebih berhati – hati membawa barang berhaga. Termasuk meninggalkan tas di atas sepeda motor.

“Pelaku kejahatan selalu memanfaatkan kesempatan ketika sasarannya sedang lengah,”katanya. (sumber: surya.co.id reporase Hanif Manshuri)