Sunday, October 22, 2017
Breaking News
Home » Sports » Lawan PSM, Persela Ubah Taktik Kuasai Lini Tengah
Lawan PSM, Persela Ubah Taktik Kuasai Lini Tengah
Pesepak bola Sriwijaya FC Ferdinand Sinaga (kanan) mempertahankan bola dari pesepak bola Persela Lamongan David Pagbe (kiri) pada semi final Sriwijaya Media Cup di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, 25 Januari 2015. ANTARA FOTO

Lawan PSM, Persela Ubah Taktik Kuasai Lini Tengah

Info Lamongan – Sukses uji coba pada tiga laga, Persela Lamongan akan menjajal kemampuan PSM Makassar pada Minggu, 8 Maret 2015, di Makassar. Tim berjulukan Laskar Joko Tingkir ini tengah mengubah taktik dengan menguasai lini tengah.

Pertandingan melawan PSM Makassar ini merupakan uji coba keempat. Uji coba melawan PSM tersebut sebagai evaluasi pemain sebelum bergulirnya kompetisi Indonesia Super League yang dijadwalkan awal bulan depan.

Sebelum melawan PSM Makassar, Persela telah melakoni tiga pertandingan selama satu pekan terakhir ini. Hasilnya menunjukkan tren positif. Laskar Biru Laut, julukan lain Persela, tidak pernah kalah.

Persela berhasil menang 1-0 lawan Persija Jakarta pada Minggu, 1 Maret. Selanjutnya, melawan Persibat Batang dengan skor 0-0 pada Selasa, 3 Maret, dan lawan Persipur Purwodadi yang berakhir menang dengan skor 2-0 pada Rabu, 4 Maret.

Asisten pelatih Persela Lamongan, Didik Ludianto, mengatakan timnya berangkat ke Makassar tanpa beban. Tidak ada target untuk menang dalam pertandingan uji coba ini. Namun target yang diperoleh pelatih justru bagaimana melihat anak asuhnya bisa main padu.

Masalah fisik juga diyakini akan menjadi persoalan jika kompetisi ISL sudah bergulir. ”Jadi kami main lepas saja,” ujarnya kepada Tempo beberapa menit menjelang bertolak ke Makassar, Sabtu, 7 Maret 2015.

Didik menyebutkan, untuk tanding melawan PSM Makassar, anak asuhnya diinstruksikan bisa menguasai lapangan tengah. Sebab, dengan empat gelandang serang di tengah, paling tidak mampu mengubah permainan tim. Dari mengatur serangan kepada pemain depan hingga memberikan strategi serangan balik lewat gelandang bertahan.

Media Officer Persela Lamongan Arif Bachtiar menyatakan, setelah pertandingan uji coba keempat ini, tim akan dievaluasi sembari menunggu digelarnya ISL. “Nanti akan ditentukan dalam rapat perlu uji coba lagi atau tidak,” kata Arif. (sumber: tempo.co repotase Sujatmiko)