Monday, December 11, 2017
Breaking News
Home » News » Pemkot Bitung, Belajar Pengelolaan Akademi Komunitas di Lamongan
Pemkot Bitung, Belajar Pengelolaan Akademi Komunitas di Lamongan
Pemkot Bitung belajar pengelolaan Akademi Komunitas di Lamongan (11/3) (Fatchur Beny/infolamongan.com)

Pemkot Bitung, Belajar Pengelolaan Akademi Komunitas di Lamongan

Info Lamongan – Pengelolaan Akademi Komunitas di Kota Bitung yang dinilainya masih kurang di sektor Peran Pemerintah Daerah, membuat Pemkot  Bitung Propinsi Sulawesi Utara  memutuskan memilih Kabupaten Lamongan untuk melakukan study banding (stuba). Terutama untuk belajar tentang Pengelolaan serta peranan Pemerintah Daerah dalam proses pengelolaan Akademi Komunitas.

Terkait itu, Rombongan 8 orang dari jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkot Bitung dipimpin langsung Sekretaris Kota (Sekot) Edison Humiang, Rabu (11/3), di ruang Sasana Nayaka diterima Asisten Tata Praja A. Farikh.

“Kami tertarik datang ke Kabupaten Lamongan atas rekomendasi dari Kementerian Ristek dan Dikti guna belajar tentang pengelolaan Akademi Komunitas, kami mendapat informasi dari Dikti bahwa Akademi Komunitas Negeri Lamongan (AKNELA) merupakan salah satu Akademi Komunitas yang pengelolaanya di anggap baik, serta support Pemda Lamongan sangat tinggi” Kata Sekot Bitung.

“Akademi Komunitas Logistik Kota Bitung  ingin belajar dari Kabupaten Lamongan tentang pengelolaan Akademi Komunitas, kami yakin bahwa rekomendasi dari Dikti tidak mungkin salah, buktinya Pemda Lamongan pada tahun 2015 memberikan 100 beasiswa bagi mahasiswa yang kuliah di AKNELA, ini adalah contoh konkrit yang bisa kami terapkan dan menjadi referensi di Kota Bitung” imbuhnya.

Menanggapi itu Asisten Tata Praja A.Farikh, mengungkapkan memang mengelola Akademi Komunitas tidaklah mudah, Pemda Lamongan mempunyai keinginan untuk meningkatkan SDM warga Lamongan, oleh karena itu Pemda memberikan beasiswa kepada seluruh mahasiswa selain bidik misi, untuk mahasiswa yang kuliah di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) mendapat beasiswa sebesar 4 juta rupiah/semester dan bagi mahasiswa yang kuliah di Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Lamongan mendapat subsidi beasiswa sebesar 2 juta/semester.

Direktur AKNELA Wajib, menambahkan kami sangat di support oleh Pemda Lamongan, tahun 2014 kami dibantu untuk pengurugan lahan dan juga beasiswa, serta pembebasan lahan untuk akses jalan masuk serta proses hibah tanah ke kementerian, selain itu tak lepas juga adalah Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) sebagai Pembimbing kami yang selalu membimbing kami mulai dari perencanaan anggran APBN, dan proses perkuliahan hingga berjalan dengan baik. (Ek)