Monday, December 11, 2017
Breaking News
Home » News » Dua WNI Anggota ISIS yang Tertangkap Disuriah Berasal Dari Lamongan
Dua WNI Anggota ISIS yang Tertangkap Disuriah Berasal Dari Lamongan
Ilustrasi (lensaindonesia.com)

Dua WNI Anggota ISIS yang Tertangkap Disuriah Berasal Dari Lamongan

Info Lamongan – Lamongan kembali mendunia terkait dengan orang-orang radikal.

Dua wanita yang diduga asal Gowah dan Kandangsemangkon, Kelurahan Blimbing, Paciran Lamongan, ditangkap di Turki saat hendak menyeberang ke Suriah.

WNI yang diamankan Pemerintah Turki dan diduga asal Lamonganitu adalah Ririn Andriani (38), istri Achsanul Huda yang sudah berangkat terlebih dahulu bergabung dengan ISIS dan dikabarkan sudah meninggal di Suriah.

Sedangkan seorang lagi bernama Tiara (37) yang dikenal dengan panggilan akrab Umi Dafa yang tak lain adalah istri almarhum M.Hidayat yang tertembak mati Densus 88 di Tulungagung. Achsanul Huda adalah kakak Tiara.

Ririn sudah dua bulan ini meninggalkan tempat tinggalnya yang sudah dijual. Meski demikian, warga mengait-kaitkan yang ditangkap di Turki adalah Ririn dan Tiara, warga Gowah dan Kandangsemangkon.

Informasi yang berkembang di masyarakat juga masih simpang siur karena belum ada kepastian siapa diantara mereka yang ditangkap.

Bahkan dua nama yang disebut-sebut itu juga masih disangsikan kebenarannya oleh warga setempat, termasuk Kapolsek Paciran AKP Ilham saat dikonfirmasi Surya, Jumat (13/3/2015).

“Kami telah mengecek ke Lurah Blimbing, Mansur ternyata nama Ririn dan Achsanul tidak ada dalam catatan KK. Orang tuanya dulu memang warga setempat. Tapi kedua nama Ririn dan Huda tidak dalam KK. Jadi informasi ini masih simpang siur,” kata Ilham.

Kalau nama Tiara juga disebut warga Kandangsemangkon, namun keberadaannya juga sama. Setelah dicek di dokumen KK Kelurahan, juga tidak ada.

Ilham juga belum bisa memastikan apakah Achsanul Huda ada di Suriah atau Ririn benar warga Lamongan, termasuk nama Tiara karena informasi soal nama-nama yang mengemuka itu tidak tercatat dalam KK.

Menaggapi informasi ini, mantan pentolan Jamaah Islamiyah dan mantan Komandan Jihad Ambon, Ali Fauzi mengatakan, semuanya masih simpang siur.

“Deplu sendiri masih belum menyebut siapa-siapa saja yang tertangkap,” ungkap adik Ali Fauzi, Bomber Bali itu.

“Soal perekrutan anggota ISIS bukan kelompok baru. Yang saya tahu ada WNI yang tertangkap adalah seorang perempuan karena akan menyusul keluarganya yang sudah ada di sana,” katanya. (sumber: surya.co.id)