Friday, September 22, 2017
Breaking News
Home » Sports » Finishing Persela Bikin Pusing
Finishing Persela Bikin Pusing

Finishing Persela Bikin Pusing

Info Lamongan – Persela Lamongan mempunyai tugas cukup rumit sebelum melakoni tur Kalimantan di lanjutan QNB League 2015. Pelatih Iwan Setiawan dihadapkan pada kualitas finishing timnya yang bikin pusing dalam dua pertandingan terakhir.

Hitungan logika, selayaknya tim lebih mudah menciptakan gol saat bertanding di rumah sendiri. Tapi tidak demikian dengan Persela yang baru menceploskan satu gol di dua laga kandang, bahkan gol semata wayang tercipta dari pemain belakang, David Pagbe.

Ke mana penyerang Persela? Itulah pertanyaan terbesarnya. Menduetkan Pedro Javier dan Bijahil Chalwa, sentuhan akhir Persela sangat rendah. Kondisi itu masih diperparah dengan belum optimalnya serangan sayap yang menjadi kekuatan sentral Laskar Joko Tingkir.

Iwan Setiawan mengakui efektivitas lini depan menjadi tugas terberatnya sebelum mengunjungi markas Pusamania Borneo FC dan Mitra Kukar. “Finishing kami sangat rendah. Dalam dua pertandingan belum ada perkembangan meyakinkan,” tukasnya.

Padahal, lanjut Iwan, “Sektor lain sudah mengalami perbaikan, yakni lini belakang yang sudah bisa mencatat clean sheet lawan Persija. Tengah juga sudah mulai tenang dan sabar dalam bermain. Masalahnya adalah ketika bola sudah sampai di depan.”

Analisa Iwan memang mewakili apa yang terjadi di lapangan. Kuartet lini belakang Eki Taufik, David Pagbe, Zaenal Haq, dan Mahyadi Panggabean sudah banyak belajar dari kekalahan di laga perdana. Mereka bisa menyumbat duet Greg Nwokolo dan Bambang Pamungkas.

Lini tengah yang dikomando Balsa Bozovic juga banyak mengalami progres dan banyak membantu serangan maupun bertahan. Lini serang yang mesih perlu perbaikan adalah sayap yang ditempati Zaenal Arifin dan Arif Ariyanto, serta duo penyerang di depan.

“Saya menekankan kepada pemain bahwa dia pertandingan ke depan sangat sulit. Butuh kualitas yang lebih baik jika berharap poin dan tentunya berupaya keras untuk lebih tajam. Mudah-mudahan dalam persiapan sebelum ke Kalimantan ada progres bagus,” imbuhnya.

Persela memiliki tiga pemain yang potensial menjadi tukang dobrak, yakni Pedro Javier, Bijahil Chalwa, dan Agus Salim. Belum ada tanda-tanda menggembirakan yang ditunjukkan ketiganya jika mengacu pada dua laga awal. (sumber: okezone.com repotase Kukuh Setiawan)