Wednesday, September 20, 2017
Breaking News
Home » News » Bakal Calon Bupati Nur Salim Datangi KPU Lamongan
Bakal Calon Bupati Nur Salim Datangi KPU Lamongan
Nur Salim Balon dari independen saat mendatangi Kantor KPU menemui Ketua KPU dan sejumlah komisioner, Rabu (15/4) (surya.co.id/Hanif Manshuri)

Bakal Calon Bupati Nur Salim Datangi KPU Lamongan

Info Lamongan – Bakal calon (Balon) bupati Lamongan mulai bermunculan.

Bahkan satu diantaranya balon dari independen, Nur Salim tengah melangkah ke KPU Kabupaten menanyakan persyaratan calon independen, Rabu (15/4).

Nur Salim bersama tiga orang tim suksesnya langsung ditemui Ketua KPU Imam Ghozali, Divisi Hukum, Siswanto, Divisi Teknis, Data Nur Salam dan Divisi Logistik, Dewi Maslatul Ummah di ruang rapat KPU.

Nur Salim mengatakan telah memastikan diri maju sebagai Balon Bupati Lamongan melalui jalur independen.

“Saya sudah mengantongi dukungan sebanyak 50 ribu KTP,”ungkap Nur Salim saat ditanya Surya, Rabu (15/4).

Sebelum bertemu Komisioner KPU, Nur Salim mengaku sudah beberapakali melakukan komunikasi dengan anggota komisioner, namun masih sebatas hubungan melalui sambungan telepon.

Kali ini, sebagai bentuk keseriusannya mencalonkan diri calon bupati, maka harus bertemu langsung dengan anggota KPU.

Seperti diungkapkan Divisi Hukum, Siswanto dan Ketua KPU Imam Ghozali bahwa calon yang berangkat dari jalur independen harus mendapatkan dukungan riil sebanyak 6,5 persen dari juah penduduk.

“Paling tidak Pak Nur Salim harus mendapatkan dukungan KTP sebanyak 87 ribu orang,”ungkap Siswanto.

Mendapati penjelesan panjang lebar dari Komisioner KPU, Nur Salim memastikan bisa memenuhinya. Bahkan lebih dari itupun akan diusahakan.

“Saya mencalonkan ingin mengabdi pada masyarakat Lamongan dan ingin Lamongan lebih baik,”katanya.

Meski dipastikan melalui jalu independen, Nur Salim juga tetap melakukan pendekatan dengan sejumlah partai diantaranya, PKB, Gerindra dan beberapa partai lainnya.

“Mereka katanya masih menunggu juklak dari partai masing – masing,”ungkap Nur Salim.

Untuk memuluskan dirinya agar bisa menduduki kursi L 1, pihaknya menargetkan meraih suara minimal 50 persen dari jumlah pemilih.

Alasan target 50 persen suara itu, lantaran Nur Salim melihat adanya kemungkinan dua pasangan lain yang akan maju. Sementara soal calon wakil bupati yang akan digandengnya, Nur Salim yang pengusaha optik ini mengaku belum ada.

Nur Salim yang maju melalui jalur independen dipastikan akan bertarung dengan para rivalnya, incumbent Fadeli, anggota DPRD Jatim dari FPKB, Makin Abbas, Kartika Rahayu, Suhandoyo asal PDIP dan juga Farchan Efendi. (sumber: surya.co.id repotase Hanif Manshuri)