Friday, September 22, 2017
Breaking News
Home » News » Puluhan Jurnalis Lamongan Gelar Aksi Solidaritas
Puluhan Jurnalis Lamongan Gelar Aksi Solidaritas
Kekecewaan kepada kinerja oknum kepolisian Polres Lamongan diungkapkan puluhan jurnalis. (beritametro.co.id)

Puluhan Jurnalis Lamongan Gelar Aksi Solidaritas

Info Lamongan – Puluhan jurnalis dari berbagai media massa baik cetak, elektronik  maupun online di Lamongan, mendatangi Polres setempat, Senin (25/5). Mereka menuntut Kapolres untuk menindak tegas oknum polisi yang melakukan kekerasan terhadap salah satu rekannya, Faisol ketika tengah meliput konser band memperingati Hari Ulang Tahun Lamongan di alun-alun, akhir pekan lalu.
Aksi itu diawali dengan long march dari Balai Wartawan di Jl Kombespol M Duriat menuju Mapolres Lamongan. Sambil membentangkan sejumlah poster bernada kecaman terhadap aksi anarkis itu, sesekali juga diselingi dengan orasi. Sesampainya di depan mapolres, massa aksi kemudian berhenti dan mengumpulkan semua peralatan kerja, seperti kamera serta id card pers sebagai simbol bahwa profesi mereka telah dinodai oleh oknum aparat kepolisian.
“Kita sangat kecewa dan mengutuk keras aksi kekerasan yang membuat rekan kami jadi korban ketika tengah menunaikan tugas. Ini menjadi pukulan keras buat kita, ternyata masih banyak aparat hukum terutama kepolisian yang masih belum memahami kinerja jurnalis sebagai pihak yang memiliki perlindungan hukum melalui Undang-Undang Nomor 44/1999,” kata Hari Saktiono, jurnalis Elsinta.
Kapolres AKBP Trisno Rahmadi menemui langsung demo wartawan. Dia mengatakan sudah mempelajari hasil rekaman kekerasan yang terjadi di Sabtu malam itu dan berjanji akan segera memeriksa serta menindak seluruh anggota polisi yang melakukan pengeroyokan. “Nanti akan saya panggil petugas yang melakukan kekerasan yang sudah terekam kamera,” tegasnya.
Dari aksi solidaritas ini, puluhan awak media Lamongan mengancam akan memboikot seluruh pemberitaan yang ada di Polres Lamongan jika pelaku pengeroyokan tidak diberi sanksi tegas serta meminta maaf secara resmi kepada korban dan jurnalis Lamongan. (nun/han/zen/epe). (sumber: beritametro.co.id)