Monday, December 11, 2017
Breaking News
Home » News » Setahun Menghilang, Penipu Calon PNS Ditangkap
Setahun Menghilang, Penipu Calon PNS Ditangkap
Hartono mantan Kasubag Umum Satpol PP Lamongan saat menjalani pemeriksaan di polres, Selasa (26/5). (Surya/Hanif Manshuri)

Setahun Menghilang, Penipu Calon PNS Ditangkap

Info Lamongan – Hartono (54 ) mantan Kasubag Umum Satpol PP, pelaku penipuan belasan orang yang dijanjikan masuk PNS akhirnya berhasil ditangkap Subnit 4 rekrim, Selasa (26/5).

Tersangka ditangkap saat istirahat santai di musala Sukodono Sidoarjo, setahun pelariannya. Hartono warga Pule, Kecamatan Tikung, Lamongan ini ditangkap tanpa melakukan perlawanan sedikitpun. Selama setahun kabur meninggalkan pekerjaannya sebagai PNS di Satpol PP, diakui ia sengaja menghindari para korbannya yang dijanjikan sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Selama setahun kabur, Hartono mengaku bekerja serabutan di Samarinda, Balikpapan dan di Kutai. Baru sekitar dua bulan mengubah nasib ke Sidoarjo bekerja di sebuah bengkel hingga akhirnya ditangkap empat anggota reskrim.

Dari hasil pemeriksaan menunjukkan, ia berhasil menipu para korbannya dilakukan hampir berjalan setahun.

Kepada para korbannya yang dijanjikan sebagai PNS dikenakan biaya bervariatif. Antara Rp 50 juta hingga Rp 140 juta. Total ia mendapatkan uang haram itu mencapai Rp 1 miliar dari puluhan korbannya. “Uang itu saya pakai sendiri dan tidak sepeserpun untuk biaya masuk PNS. Memang saya sengaja menipu. Tapi nasi sudah menjadi bubur,”ungkap Hartono.

Ketika banyak didesak para korbannya, Hartono bingung dan lebih memilih meninggalkan pekerjaannya di Satpol PP untuk kabur ke luar daerah.

Dengan harapan tidak ada korban yang bisa menemuinya. Istrinya sebagai seorang guru PNS juga ditinggalkan dan mencari istri muda. Dengan istri baru ini, Hartono menambahkan sudah dikaruniai seorang anak yang baru berumur 25 hari.

Satu – satunya mobil miliknya, Toyota Avanza terpaksa dijual untuk menutup sebagian tanggungan hidupnya.

“Mobil itu juga saya beli dari uang para korban,”aku Hartono. Kini Hartono mengaku hanya bisa menyesali hidupnya sebagai akibat dari ulahnya menipu selama ini.

Sementara itu, Kasatpol PP Tony Tamtama Jati dikonfirmasi Surya, Selasa (26/5) mengungkapkan, Hartono bukan lagi sebagai PNS. Karena setahun lalu sudah diberhentikan dengan hormat karena indisipliner sejak kasusnya mencuat. “Jadi dia bukan lagi Kasubag Umum Satpol PP,”kata Tony. (sumber: surya.co.id repotase Hanif Manshuri)