Friday, September 22, 2017
Breaking News
Home » News » Gadis 19 Tahun Jadi Korban Asusila dan Perampasan
Gadis 19 Tahun Jadi Korban Asusila dan Perampasan
Ilustrasi (surya.co.id)

Gadis 19 Tahun Jadi Korban Asusila dan Perampasan

Info Lamongan – Kasus kejahatan asusila disertai perampasan kembali terjadi di Lamongan, kali ini menimpa korban berinisial AVS (19), warga Kelurahan Sukorejo Kecamatan Lamongan, Minggu petang (9/8).
Kejadian tersebut bermula ketika korban janjian dengan pelaku bernama Andik Suhermanto (23), warga Desa Plumpang Kecamatan Sukodadi Lamongan di pertigaan Ngaglik Kelurahan Sukorejo Kecamatan Lamongan sekitar pukul 18.00.
Setelah bertemu, kemudian pelaku mengajak korban ke rumah seorang temannya dengan berboncengan memakai Honda Mega Pro warna hitam. Namun di tengah perjalanan, pelaku tiba-tiba membelokkan motornya dan berhenti di tanggul sungai Desa Kebet Lamongan sekitar pukul 18.30.
Di tempat itu, pelaku melancarkan aksinya dengan merangkul tubuh korban di atas sepada motor. Korban yang tak terima dengan perlakuan itu, berusaha memberontak dan berteriak minta tolong. Namun tak seorang pun mendengar teriakannya.
Pelaku yang sudah terlanjur gelap mata, kemudian menarik paksa korban untuk turun dari motor dan dijatuhkan ke tanah. Selanjutnya pelaku lalu menyetubuhi paksa. Setelah puas melampiaskan nafsunya, HP merek Sony Experia E dual milik korban yang saat itu berada di dalam saku celananya diembat. Pelaku lalu kabur meninggalkan korban seorang diri di lokasi kejadian.
“Korban sempat diancam agar tak melapor ke orang tuanya juga polisi,” terang Paur Kasubbag Humas Polres Lamongan, Ipda Raksan, Senin (10/8).

Korban yang tidak terima dengan tindakan pelaku, kemudian melaporkan kejadian yang menimpa dirinya ke Polsek Kota Lamongan. Dari data yang dihimpun, pelaku diamankan anggota Satreskrim Polres Lamongan, Senin (10/8) pukul 01.00, di kediamannya di Desa Plumpang Kecamatan Sukodadi Lamongan.
Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan penyidik. “Kami menunggu hasil visum dari rumah sakit dan mash memeriksa pelakunya. Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 285, tentang Kejahatan Asusila,” tandas Raksan. (nun/han/zen/nov). (sumber: beritametro.co.id)