Friday, September 22, 2017
Breaking News
Home » SainsTech » Balon Google Masuk ke Indonesia 2016
Balon Google Masuk ke Indonesia 2016
Ilustrasi balon internet google (depauw.edu)

Balon Google Masuk ke Indonesia 2016

InfoLamongan.com – Perusahaan teknologi Google berhasil membuat kesepakatan terkait Balon Internet (Project Loon) dengan tiga operator utama Indonesia yaitu Telkomsel, XL Axiata serta Indosat di Google X, Mountain View, Rabu (28/10). Balon tersebut akan masuk ke Indonesia 2016 mendatang dan menjadi alternatif baru untuk akses internet pada area tertentu di tanah air.

Dilansir dari situs berita BBC.COM, Google menyatakan bahwa Project Loon akan menjadi solusi yang lebih murah daripada penggunaan kabel serat optik atau membangun tiang telepon selular di seluruh pulau di Indonesia yang memiliki tekstur pegunungan dan hutan.

 

Mike Cassidy, vice-president pada proyek Loon itu mengatakan, proyek ini akan membantu mengatasi masalah dimana lebih dari 100 juta orang dari 255 juta penduduk Indonesia akan kebutuhan internet.

 

“Dari Sabang sampai ke Merauke, banyak dari orang-orang ini tinggal di daerah tanpa adanya infrastruktur internet, jadi kami berharap balon bertenaga internet suatu hari nanti bisa membantu memberi kesempatan kepada mereka untuk mengakses informasi,” katanya Mike pada BBC.

 

Namun, kerja sama ini baru membahas uji teknis serta belum membahas daerah mana saja yang bakal dicapai Loon di Tanah Air. Cassidy mengatakan, beberapa hal yang akan diuji termasuk komunikasi dari balon ke balon, flocking maupun komunikasi dari darat ke balon.

 

Sementara itu, Chris Green, a tech consultant at Davies Murphy Group, berpendapat, Setiap negara yang mengharapkan koneksi internet tapi memiliki medan yang sulit dicapai maka teknologi nirkkabel dari satelit langit (balon internet) sebagai solusi yang layak.
Senada dengan Chris, Dirut Telkomsel Ririek Adriansyah menyatakan bahwa Loon akan diterapkan di daerah yang belum terjangkau jaringan operator. Teknologi ini diharapkan mampu menjadi alternatif infrastruktur yang lebih ekonomis.
Dikutip dari KompasTekno, Project Loon adalah inisiasi yang digodok dalam lab rahasia Google X, sejak 2011 lalu. Project Loon memiliki visi untuk memboyong akses internet ke daerah terpencil yang selama ini belum bisa menjajal akses maya.

 

Caranya dengan menerbangkan balon yang melayang setinggi 20 kilometer dari permukaan laut. Masing-masing memiliki jangkauan radius 40 km, sedangkan menara telekomunikasi selama ini hanya sekitar 5 km.

 

Project Loon secara sederhana menyerupai Wi-Fi gratis untuk daerah terpencil. Kecepatan unduhnya mencapai 10 Mbps atau hanya 1 Mbps di bawah kecepatan standar Amerika Serikat. (sumber: harnas.co)