Wednesday, November 22, 2017
Breaking News
Home » News » Dikeroyok Massa, Koordinator Aksi Demo di Lamongan Babak Belur

Dikeroyok Massa, Koordinator Aksi Demo di Lamongan Babak Belur

InfoLamongan – Puluhan massa asal Babat yang akan menggelar unjuk rasa di Kejaksaan negeri Lamongan dihadang  sekelompok massa  di pertigaan Sumlaran, Kecamatan Sukodadi, Senin (07/03). Bentrok kedua kubu tidak bisa terelakkan. Akibat kejadian ini, koordinator unjuk rasa Afif Muhammad babak belur diamuk massa. Bukan hanya itu, 1 unit kendaraan pick-up dan 3 Isuzu Elf juga rusak.

Sebelumnya, saat peserta unjukrasa  berangkat, sekelompok massa sudah melakukan penghadangan, di beberapa titik, dari Gembong, Babat hingga pertigaan Semlaran. Saat rombongan pimpinan Afif Muhammad ini melintas, mereka, sekelompok massa ini sudah melakukan penghadangan. Hanya, meski dihadang namun para calon tamu Kejari Lamongan ini berhasil lolos.

Saat di Gembong, mereka bisa lolos. Namun memasuki wilayah Sukodadi, para pengunjuk rasa yang menumpang 3 Izusu Elf dan 1 mobil pikc-up tidak bisa lolos, karena  mereka dari dua ruas jalan sisi utara jalan raya Babat – Surabaya ini.

Sejurus kemudian, massa minta sopir pick-up turun. Adu mulut antara massa dan penumpang mobil – mobil itu tidak bisa terhindar. Massa penghadang akhirnya mencari pimpinan rombongan. Ternyata, Afif Muhammad pimpinan rombongan itu berada di mobil Elf paling belakang. Melihat Afif Muhammad, massa langsung memaksa keluar dari mobil.

Saat terjadi adu mulut Afif dengan massa, massa penghadang lainnya melempari mobil yang ditumpangi rombongan pengunjukrasa. Massa juga merampas atribut unjuk rasa, termasuk sejumlah sepanduk dan ribuan lembar pamflet 2000 lembar, 2 accu, speaker dan 1 unit amplifier.

Usai menghadang dan menganiaya pemimpin pendemo, Afif Muhammad, massa penghadang kabur. ‘’Saya dipukuli,’’ kata Afif di lokasi kejadian.

Usai kejadian, polisi berhasil mengamankan seorang dari kelompok penghadang. Disamping itu juga mengamankan sejumlah alat bukti berupa batu dan kayu. Sedangkan korban penghadangan, dr Abdullah Rofi’i, Afif Muhammad dan sejumlah pendemo lainnya masih dimintai keterangan.

Informasi lain juga menyebutkan bahwa Afif Muhammad dan rombongan hendak menggelar unjuk rasa ke Kejari Lamongan terkait dengan kasus korupsi. Hanya, mereka tak merinci kasus korupsi apa yang hendak diangkat. ‘’Kami hanya demo soal korupsi,’’ kata salah satu korban penghadangan itu, seraya berjanji untuk kembali menggelar demo.

Kapolres Lamongan AKBP Trisno Rahmadi dan wakapolres Kompol Yakhob Silvana Dareskha dan Kabag Ops, Kompol Nurudin saat turun di lokasi kejadian, tidak bersedia dimintai keterangan soal kejadian ini.

Sementara itu, Paur Subbag Humas, Ipda Raksan saat disinggung soal kejadian ini mengaku polisi tengah melakukan penyelidikan. Bahkan pihaknya belum bisa mengatakan kelompok mana atau dari massa siapa yanag terlibat dalam kejadian ini. ‘’Kami tengah melakukan penyelidikan,’’ pungkasnya. (sumber: duta.co)